Loading...
Pemeriksaan Laboratorium Peserta Prolanis Di Puskesmas Kota Timur
2026-09-11
Pemeriksaan Laboratorium Peserta Prolanis di Puskesmas Kota Timur

Humas BLKGo, Jumat (11/09/2026) — UPT Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Gorontalo melaksanakan kegiatan pengambilan dan pemeriksaan spesimen bagi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) di Puskesmas Kota Timur, Kota Gorontalo.

Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo dengan UPT Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Gorontalo sebagai laboratorium rujukan pemeriksaan Prolanis. Puskesmas Kota Timur menjadi salah satu Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang menjadi jejaring pelayanan dalam pelaksanaan program Prolanis.

Dalam pelaksanaan kegiatan, tim UPT Balai Laboratorium Kesehatan Provinsi Gorontalo yang terdiri dari petugas administrasi dan petugas pengambilan spesimen turun langsung ke lapangan untuk melakukan proses registrasi layanan serta pengambilan sampel peserta Prolanis.

Hasil pemeriksaan laboratorium tersebut selanjutnya menjadi bahan rujukan bagi dokter di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dalam memberikan pelayanan, pemantauan, serta pengelolaan terapi bagi peserta Prolanis. Pemeriksaan laboratorium ini dilaksanakan secara berkala setiap enam bulan sesuai dengan ketentuan program dari BPJS Kesehatan.

Mengenal Program Prolanis

Prolanis merupakan singkatan dari Program Pengelolaan Penyakit Kronis, yaitu program pelayanan kesehatan dengan pendekatan proaktif dan terintegrasi yang melibatkan peserta, fasilitas kesehatan, serta BPJS Kesehatan.

Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup peserta dengan penyakit kronis melalui pengelolaan kesehatan yang optimal, efektif, dan efisien. Penyakit kronis yang menjadi sasaran utama dalam program Prolanis adalah:

  1. Hipertensi
  2. Diabetes Melitus

Berbagai kegiatan yang dilakukan dalam program Prolanis meliputi:

  • Pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis;
  • Edukasi atau penyuluhan kesehatan;
  • Kunjungan rumah (home visit);
  • Pemantauan status kesehatan peserta;
  • Kegiatan aktivitas fisik seperti senam jantung sehat, senam lansia, senam osteoporosis, dan senam aerobik low impact.

Pemeriksaan Laboratorium Rutin Peserta Prolanis

Sebagai bagian dari pemantauan kondisi kesehatan, peserta Prolanis mendapatkan pemeriksaan laboratorium rutin setiap enam bulan.

Jenis pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

1. Peserta Prolanis dengan Hipertensi

Pemeriksaan meliputi:

  • Profil lipid:
    • Kolesterol total;
    • HDL (High Density Lipoprotein);
    • LDL (Low Density Lipoprotein);
    • Trigliserida;
  • Fungsi ginjal:
    • Ureum;
    • BUN (Blood Urea Nitrogen);
    • Kreatinin.
    • Mikroalbumin

2. Peserta Prolanis dengan Diabetes Melitus

Pemeriksaan meliputi :

  • Metabolisme Kabohidrat:
    • Glukosa Darah Puasa;
    Profil lipid:
    • Kolesterol total;
    • HDL (High Density Lipoprotein);
    • LDL (Low Density Lipoprotein);
    • Trigliserida;
  • Fungsi ginjal:
    • Ureum;
    • BUN (Blood Urea Nitrogen);
    • Kreatinin.
    • Mikroalbumin
  • HbA1c (Hemoglobin A1c) sebagai parameter pemantauan kadar gula darah jangka panjang.

Melalui kegiatan pemeriksaan laboratorium rutin ini, diharapkan kondisi kesehatan peserta Prolanis dapat terpantau dengan baik sehingga pencegahan komplikasi penyakit kronis dapat dilakukan lebih dini. Kolaborasi antara BPJS Kesehatan, fasilitas kesehatan tingkat pertama, dan laboratorium rujukan menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Komentar
Chat WhatsApp Museum